Siswa Akuntansi SMK 5 Ikut Uji Sertifikasi Kompetensi

05 September 2018 / admin
Sebanyak 39 Siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Pontianak jurusan Akuntansi mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi. Ujian yang berlangsung Senin (3/9) dan Selasa (4/9) ini bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Kegiatan ini dibuka Kasi kurikulum bidang SMK Disdikbud Provinsi Kalbar, Nede Friska. Nede mengatakan, uji sertifikasi profesi ini bertujuan untuk mencetak lulusan yang berdaya saing baik secara nasional maupun global.



“Siswa yang mendapat sertifikasi memiliki daya saing tinggi sehingga siap bersaing di pasar kerja atau pun dunia industri,” jelasnya.

Urai Muhani, Kepala SMK 5 Pontianak mengatakan ini merupakan uji sertifikasi kompetensi pertama untuk jurusan Akuntansi. Dia optimis siswanya mampu menjalani ujian dengan baik, sehingga dinyatakan berkompeten dan siap memasuki dunia kerja. “Kami sudah mempersiapkan ini sejak lama. Semoga bisa kompeten semuanya,” harapnya.

Menurut Muhani, pihaknya hanya menerima satu rombongan belajar di jurusan Akuntansi. Hal ini diharapkan, agar lulusan yang dihasilkan berkualitas yang ditunjang dengan keterampilan dan kemampuan dalam bekerja. “Kami berusaha mempersiapkan lulusan terbaik yang siap memasuki dunia kerja. Sertifikasi ini terlaksana juga atas dukungan dari orang tua siswa,” ungkap dia yang mengapresiasi dukungan para orang tua. 

Sementara itu, Dr. Harti Budi Yanti asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi mengatakan ada berbagai penilaian yang dilakukan dalam uji sertifikasi kali ini. Hal yang dibutuhkan, lanjut dia kemampuan siswa dalam memanajem waktu.

“Ujinya kan dua hari, dan itu dilakukan secara maraton. Berdasarkan pengalaman sebelumnya kelelahan fisik. Makanya tadi saya sampaikan agar siswa mampu memanajemen waktu dengan baik,” jelasnya. 


Dalam ujian kali ini, kata Harti salah satu yang diujikan bagaimana siswa mampu bekerja dengan baik. Seperti membuat laporan tutup buku, penguasaan diri dengan baik, serta bagaimana mengatasi tekanan dan batas waktu kerja yang diberikan.

Lulusan yang sudah tersertifikasi menunjukkan bahwa dirinya berkompeten dalam bekerja. “Sertifikasi ini tentu saja berguna untuk modal bersaing dalam dunia kerja. di Jawa Tengah misalnya, dunia industri lebih banyak mencari lulusan yang sudah tersertifikasi,” pungkasnya. (mrd/ser)

Sumber: https://www.pontianakpost.co.id/siswa-akuntansi-smk-5-ikut-uji-sertifikasi-kompetensi